HAYYA 'ALALFALAAH
Diposting Senin, 16 Maret 2015 - 02:32:11 WIB  oleh : Administrator
Kategori: Religi - Dibaca: 4067 kali


Setiap manusia ingin hidupnya bahagia, menang, dan sukses. Tidak ada orang yang tidak menginginkan ketiganya, kecuali mereka yang tidak normal. Bahkan untuk bahagia, sukses, dan menang ada yang menghalalkan segala cara, termasuk yang tidak halal (haram). Sebutlah para koruptor, para penjahat,  penipu, dan siapapun yang perangainya selalu melewati segala yang kotor.
    Kebahagiaan, kemenangan, dan kesuksesan dalam rujukan islam disebut \"Al Falah\". Al falah dalam kamus \"Al Munjid\"  mempunyai beberapa arti kata di antaranya sya-qo-ha (falhul ardli) mengolah bumi, membelah tanah, membajak. Artilainnya na-ja-ha yang artinya berhasil dengan baik/sukses, arti lainnya adalah dho-fa-ro bima tolaba yakni memperoleh sesuatu yang dicari. Hal ini penting karena pada kenyataannya banyak orang yang mencari sesuatu yang tidak ia perolehnya dan justru mendapatkan yang tidak ia cari.
    Berdasarkan makna yang pertama Al falah  yaitu petani yang mengolah pertaniannya sehingga tumbuh dan berbuah, ini maknanya mereka yang ingin menang dan sukses perlu perjuangan seperti petani yang mengolah tanah dan menanam tanamannya hingga berbuah manis. Tidak ada kemenangan dan kesuksesan dengan tiba-tiba semuanya memerlukan ikhtiar, do\'a,  dan perjuangan.
    Ingatlah setiap hari, lima kali kita dipanggil untuk berburu \"al falah\" seperti yang kita dengar dalam Adzan dan Iqomah, ajakan itu selain bermakna syari\'at dalam rangka bershalat pada saat yang sama mengandung makna juga pentingnya meraih kemenangan dan kesuksesan yang hakiki, sehingga kita jangan sibuk hanya mengejar kesuksesan duniawi belaka, akan tetapi penting mengejar kesuksesan ukhrowi.
    Di sisi lain banyak pula orang yang salah kaprah membuat parameter kebahagiaan dan kesuksesan, hanya dilihat dari segi lahir saja, seperti harta, tahta, dan jabatan. Padahal harta, tahta, dan jabatan semuanya sirna dan nyaris tidak bermakna ketika tidak bisa memberi manfaat untuk agama, dirinya sendiri, keluarga, dan masyarakat. Dengan menggunakan parameter ini sungguh menyesatkan dan cenderung melupakan akhirat yang menjadi tujuan hidup kita.
    Bagi setiap muslim, kebahagiaan, kesuksesan, dan kemenangan itu selain caranya harus benar, baik, dan pantas, juga memiliki makna yang terpenting, yakni bermakna lahir dan bathin atau bermakna dunia dan akhirat. Menurut salah satu ulama terkemuka \"kebahagiaan duniawi adalah kebahagiaan yang nyaman seperti kelanggengan hidup, kekayaan, dan kemuliaan\". Sedangkan kebahagiaan ukhrowi yakni wujud yang langgeng tanpa kepunahan, kekayaan tanpa kebutuhan, kemuliaan tanpa kehinaan, dan ilmu tanpa ketidaktahuan, inilah makna yang sesungguhnya. Sehingga setiap muslim harus memaknai kemenangan, kesuksesan, dan kebahagiaan secara hakiki, jangan sampai kehidupan akhirat kita tukar dengan kehidupan dunia yang sungguh tidak sederajat, apabila kita tidak terbalik memaknai hidup ini maka itulah yang disebut dengan \"alfauzil adziem/kemenangan yang besar\" agar  dapat meraih kemenangan sejati maka setiap aktivitas kita harus bernilai ibadah dan kebaikan, sehingga terhindar dari prilaku yang sia-sia.
Wallohu a\'lam.



    3 Komentar :

    jual baju atasan wanita online
    18 Desember 2018 - 06:22:44 WIB

    saya berterimakasih karena website ini selalu memberikan hal menarik kepada kami
    jual baju atasan pria online
    19 Desember 2018 - 03:03:31 WIB

    sering - sering update artikelnya
    jual baju anak online
    19 Desember 2018 - 04:36:50 WIB

    Terimakasih atas informasi artikelnya menarik sekali
    Isi Komentar :
    Nama :
    Website :
    Komentar
     
     (Masukkan 6 kode diatas)